Jumat, 02 Maret 2012

Agar Mereka Berhenti Merokok


Budaya merokok di Indonesia memang sangat miris, mulai dari balita hingga manusia dewasa doyan mengkonsumsi rokok. Hal ini tak ayal akibat dari tidak tegasnya aturan mengenai larangan merokok.
Berdasarkan data WHO, angka kematian akibat kebiasaan merokok di Indonesia telah mencapai 400 ribu orang per tahun. Atau 1095 orang mati akibat rokok dalam sehari!.

Solusi yang tepat untuk mengurangi jumlah perokok adalah menaikkan harga pajak/cukai rokok, sehingga otomatis harga rokok pun naik. Hasilnya masyarakat mengurangi atau berhenti merokok karena tidak ingin neraca pengeluarannya membengkak. Hal ini yang diterapkan di Amerika Serikat, terbukti jumlah perokok menurun drastis. yaitu, di tahun 2007 jumlah perokok menurun ke jumlah terendah dalam sejarah Negaranya menjadi 20%.

Iklan rokok pun harus ditertibkan. Hal ini mutlak harus dilakukan oleh pemerintah jika tidak ingin masyarakatnya “mati secara perlahan-lahan”. Iklan rokok di Indonesia sudah kebablasan!.

Selasa, 28 Februari 2012

Borok Pendidikan Indonesia

Pendidikan formal sudah menjadi kebutuhan wajib manusia untuk menunjang  kesejahteraan hidup di masa mendatang. Para orang tua telah sadar dengan keadaan ini sehingga mereka mensekolahkan putra-putri mereka. Ditambah lagi dengan program pemerintah mencanangkan wajib belajar 9 tahun, yaitu mulai dari Paud-TK-SD-SMP-SMA. Sudah bukan rahasia lagi jika sebagian besar masyarakat lebih prefer untuk memasukkan buah hatinya ke sekolah negeri, karena biayanya yang relatif murah jika dibandingkan dengan sekolah swasta.

Pemerintah men-subsidi pendidikan indonesia sebesar mencapai 208,9 triliun rupiah atau 20% dari APBN. Angka yang cukup besar memang. Namun, dua ratus trilliun rupiah seakan percuma jika melihat anak didik sekolah yang memiliki etika yang tidak baik.

Rabu, 18 Januari 2012

Benarkah Sivitas Akademika belum siap dengan iTS eco-Campus?


Apa yang ada di benak Anda setelah mendengar kata iTS eco-campus?.Mungkin sebagian mahasiswa iTS beranggapan bahwa ruang kelas di iTS akan tidak memakai Air Conditioner atau AC. "Wah! pasti panas sekali, yang pengennya ngadem di kelas tapi malah kepanasan" ungkap salah satu mahasiswa iTS.  Jawaban ini mengindikasikan karakter mahasiswa yang "belum siap" dengan program eco-Campus di ITS, lalu apa yang menjadi masalah dalam program eco Campus?

Senin, 20 Desember 2010

Ketua KPK Baru dan Korupsi di Indonesia


Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang semula dijabat oleh Antasari Azhar diganti dengan Busyo Muqqodas melalui seleksi yang dilaksanakan oleh Panitia Seleksi (pansel) ketua KPK, Busyro terpilih dari 2 Calon yang berhasil Lolos seleksi yaitu Busyro Muqqodas dan Bambang Widjojanto.
Sebelumnya Busyo pernah diperikasa oleh KPK terkait kasus suap lahan tanah pada tahun 2007 yang sempat membuat Busyro dipanggil KPK untuk diperiksa sebagai saksi saat menjabat sebagai Ketua Komisi Yudisial (KY)
Namun Bibit Samad Rianto, Wakil Ketua KPK tidak mempermasalahkan hal tersebut. Pasalnya, Bibit menilai Busyro tidak bersalah dalam kasus suap tersebut. "Nggak masalah, kecuali bersalah," ucap Bibit, Jumat (26/11/2010), di Kantor Komisis Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan HR Rasuna Said, Jakarta.


Senin, 13 Desember 2010

MENGAPA SAYA MEMILIH TEKNOLOGI KELAUTAN

MENGAPA SAYA MEMILIH TEKNOLOGI KELAUTAN


Latar Belakang

Indonesia adalah  negara kepulauan (archipelagic state) dengan 2/3nya adalah wilayah lautan, yang  dideklarasikan oleh Perdana Menteri Ir. Djoeanda pada 13 Desember 1957 dan butuh perjuangan yang gigih selama 25 tahun sebelum akhirnya diterima oleh  PBB pada 1982.
Melihat perjuangan pahlawan kita yang  tanpa kenal lelah memperjuangkan wilayah kedaulatan laut Nusantara, sepantasnya kita sebagai pewaris untuk menjaga, memelestarikan, mengembangkan potensi dan  memegang kendali secara penuh pemanfaatannya untuk kesejahteraan bangsa.